Desa Sumberejo merupakan sebuah desa di wilayah kecamatan Batur Kabupaten Banjarnegara. Sebuah Desa yang berdiri dari penggabungan dua desa yaitu Desa Sumber dan Desa Simbar pada tahun 1982 Berdasarkan Keputusan Gubernur Jawa Tengah Nomor : 14/296/1982 tanggal 8 September 1982 tentang penghapusan dan Penataan Kembali Desa - Desa yang daerahnya Terkena Bahaya Gas Beracun Sinila di Kecamatan Batur Kabupaten Banjarnegara bahwa Dukuh Simbar dan Dukuh Serang yang terletak di bekas Desa Simbar, digabung kedalam Desa Sumber, yang selanjutnya nama Desa Sumber diganti menjadi Sumberejo, dengan Nomor Kode 33.04.16.20004.
Desa Sumberejo semula memiliki luas wilayah ± 469,667 Ha. dan setelah penggabungan tersebut Luas Wilayah di Desa Sumberejo menjadi ± 850.576 Ha. dengan batas- batas wilayah :
|
Sebelah Utara
|
:
|
Kabupaten Batang
|
|
Sebelah Selatan
|
:
|
Kecamatan Pejawaran
|
|
Sebelah Timur
|
:
|
Desa Pekasiran dan Desa Pasurenan Kecamatan Batur
|
|
Sebelah Barat
|
:
|
Desa Batur Kecamatan Batur
|
Secara Kewilayahan dan Geografis Desa Sumberejo memiliki :
|
Jumlah Dusun
|
:
|
5 Dusun
|
|
Luas Ruang Terbuka Hijau
|
:
|
14.5 Ha
|
|
Luas Lahan Pertanian
|
:
|
448,83 Ha
|
|
Luas Permukiman
|
:
|
370,4 Ha
|
|
Jarak ke Ibukota Kecamatan
|
:
|
1,5 Km
|
|
Jarak Ke Ibukota Kabupaten
|
:
|
42 Km
|
Iklim di Desa Sumberejo memiliki iklim Tropis dengan curah hujan tinggi dan berada dalam wilayah pegunungan dan perbukitan dengan suhu rata rata 12 - 21 ° C. Desa Sumberejo juga merupakan daerah dengan Kerawanan Bencana tinggi dikarenakan terdapat Kawah Timbang yang berpotensi mengeluarkan Gas Beracun CO⊃2; seperti yang pernah terjadi di Tahun 1979 yang disebut dengan peristiwa Sinila, selain hal tersebut dikarenakan kondisi perbukitan dan pegunungan Kerawanan Bencana longsor juga dapat mengancam masyarakat Desa Sumberejo.